BWlBduTUUim65BmNoRNRwZwviGLcUft1snoGQp4W
BWlBduTUUim65BmNoRNRwZwviGLcUft1snoGQp4W

Iklan Atas Artikel

Recent

Bookmark

Menanamkan Nilai Pancasila melalui Kepedulian Lingkungan: Mahasiswa KKN Gelar Sosialisasi Kampung Pancasila di Kelurahan Sidosermo RW 07

Penalaut.com
– (Surabaya) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kampung Pancasila di Balai RW 07, Kelurahan Sidosermo, pada Minggu (12/7/2026), sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai implementasi nilai-nilai Pancasila melalui kepedulian terhadap lingkungan. 

Kegiatan ini diikuti oleh warga RW 07 dan menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai wujud nyata semangat gotong royong serta tanggung jawab bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam rangka memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa KKN menyelenggarakan kegiatan sosialisasi yang bertujuan membangun kesadaran bahwa Pancasila tidak hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai pedoman dalam membentuk sikap dan perilaku yang peduli terhadap sesama, lingkungan, serta kehidupan sosial di tengah masyarakat.

Materi sosialisasi menekankan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan salah satu bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila. Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah secara bertanggung jawab, serta partisipasi aktif dalam kegiatan kerja bakti mencerminkan semangat gotong royong, persatuan, dan tanggung jawab sosial yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN mengajak warga untuk memulai perubahan dari kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah dan mengolah sampah organik maupun anorganik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga saluran air agar tetap bersih, serta saling mengingatkan untuk merawat fasilitas umum.

Langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten diyakini mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bersih, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh warga.

Selama kegiatan berlangsung, warga mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab dengan antusias. Berbagai pengalaman, aspirasi, serta tantangan yang dihadapi dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi bahan diskusi yang memperkaya pemahaman bersama. 

Dialog yang terjalin antara mahasiswa dan masyarakat berlangsung interaktif, sehingga mampu membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.

Salah seorang warga mengangkat isu mengenai efektivitas pembentukan bank sampah di lingkungan RW 07 sebagai salah satu solusi untuk mengurangi permasalahan sampah rumah tangga. Menanggapi pertanyaan tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa keberhasilan program bank sampah tidak hanya bergantung pada tersedianya fasilitas, tetapi juga ditentukan oleh tingkat kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah serta kesediaan untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pengelolaannya.

Mahasiswa juga menyampaikan bahwa apabila dikelola secara berkelanjutan, bank sampah tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pemanfaatan sampah yang memiliki nilai jual. Penjelasan tersebut mendapat respons positif dari warga. 

Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong terbentuknya sistem pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan RW 07, sekaligus memperkuat komitmen bersama antara mahasiswa dan masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan kepada masyarakat, tetapi juga mampu memotivasi warga untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan semangat menjaga lingkungan tidak berhenti sebagai ajakan sesaat, melainkan berkembang menjadi budaya yang terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi berikutnya. 

Dengan demikian, Kampung Pancasila di Kelurahan Sidosermo RW 07 diharapkan dapat menjadi lingkungan yang bersih, sehat, harmonis, serta mampu mencerminkan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila secara nyata dan berkelanjutan.

Oleh: Mahasiswa KKN UINSA Kelurahan Sidosermo RW 07
Posting Komentar

Posting Komentar

Berkomentarlah Dengan Bijak