BWlBduTUUim65BmNoRNRwZwviGLcUft1snoGQp4W
BWlBduTUUim65BmNoRNRwZwviGLcUft1snoGQp4W

Iklan Atas Artikel

Recent

Bookmark

Silaturahmi dan Temu Kangen Keluarga Bawean Bondowoso Perkuat Persaudaraan, PBN Jadi Wadah Merawat Kebersamaan

Penalaut.com
– (Bondowoso) Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Silaturahmi dan Temu Kangen Keluarga Bawean Kabupaten Bondowoso yang digelar di Graha NU Bondowoso, Ahad (26/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat tali persaudaraan sekaligus mengukuhkan Persaudaraan Bawean Nusantara (PBN) Kabupaten Bondowoso sebagai wadah pemersatu masyarakat Bawean di daerah.

Kegiatan bertema “Merajut Ukhuwah, Mempererat Tali Persaudaraan dan Merawat Kebersamaan” itu dihadiri tokoh masyarakat Bawean dari tingkat pusat, provinsi, hingga daerah. Rangkaian acara meliputi pembukaan, tawasul batin, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, mahalul qiyam, sambutan para tokoh, pengarahan PBN Pusat, musyawarah pemilihan ketua umum, doa bersama, dan ramah tamah.

Dalam musyawarah tersebut, peserta secara mufakat memilih Glory Bastian, S.Sy., S.H., M.Kn. sebagai Ketua Umum Persaudaraan Bawean Nusantara (PBN) Kabupaten Bondowoso.

Perwakilan Sesepuh Bawean Tingkat Provinsi Jawa Timur sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Samwil, S.H., S.IP., M.M., menegaskan bahwa organisasi persaudaraan memiliki arti penting bagi masyarakat Bawean karena menjadi perekat hubungan kekeluargaan yang telah terjalin sejak lama.

“Organisasi Persaudaraan Bawean ini penting untuk mengikat tali persaudaraan berdasarkan nasab. Di mana pun masyarakat Bawean berada, kita harus tetap mengingat sejarah asal-usul, menghormati perjuangan para leluhur, serta menjaga nilai gotong royong dan kebersamaan yang menjadi jati diri masyarakat Bawean,” tegasnya.

Ia berharap keberadaan PBN Bondowoso mampu memperkuat solidaritas masyarakat Bawean sehingga terus tumbuh semangat saling membantu dan saling menguatkan.

Sekretaris Jenderal Persaudaraan Bawean Nusantara (PBN) Pusat, H. Ahmad Fatah Yasin, menjelaskan bahwa PBN dibentuk sebagai wadah yang menyatukan masyarakat Bawean di Nusantara maupun diaspora.

“PBN bertujuan mewujudkan persatuan masyarakat Bawean, menguatkan peran masyarakat Bawean di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, budaya, dan kebangsaan, mendorong kemajuan Pulau Bawean, menjadi induk koordinatif organisasi-organisasi Bawean, melestarikan budaya serta adat istiadat, meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan musyawarah seluruh masyarakat Bawean,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Sesepuh Keluarga Bawean di Bondowoso, Dra. Ny. Hj. Mustakmilah, mengajak seluruh keluarga Bawean untuk menjaga organisasi yang baru terbentuk dengan semangat persaudaraan.

“Persaudaraan ini adalah warisan yang harus kita rawat bersama. Jangan sampai generasi muda melupakan sejarah, budaya, dan identitasnya sebagai orang Bawean. Jadikan PBN Bondowoso sebagai rumah besar untuk mempererat kebersamaan dan saling menguatkan,” tuturnya.

Melalui Silaturahmi dan Temu Kangen tersebut, masyarakat Bawean berharap PBN Kabupaten Bondowoso menjadi wadah yang mampu mempererat ukhuwah, menjaga nilai-nilai budaya, serta memperkuat kontribusi masyarakat Bawean bagi pembangunan daerah tanpa meninggalkan akar sejarah dan persaudaraan yang telah diwariskan para leluhur. (Rif)
Posting Komentar

Posting Komentar

Berkomentarlah Dengan Bijak