BWlBduTUUim65BmNoRNRwZwviGLcUft1snoGQp4W
BWlBduTUUim65BmNoRNRwZwviGLcUft1snoGQp4W

Iklan Atas Artikel

Recent

Bookmark

Town Hall Meeting Lembaga PB PMII Bahas Tata Kelola Organisasi hingga Penguatan Kapasitas Kader

Town Hall Meeting Lembaga PB PMII Bahas Tata Kelola Organisasi hingga Penguatan Kapasitas Kader

Jakarta
– Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menggelar Town Hall Meeting Lembaga dengan tema "Beyond Boundaries, Elevating PMII" pada Senin (20/7/2026) pukul 20.00 WIB.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Asta Cita, Kantor Pusat PP GP Ansor, Jakarta, yang diikuti perwakilan pengurus dari 22 Lembaga PB PMII sebagai forum konsolidasi, peningkatan kapasitas, dan penyelarasan arah gerak organisasi.

Forum ini menghadirkan Ketua Umum PP GP Ansor, Dr. Addin Jauharudin, M.M., serta Komisaris Independen PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Muhammad Abdullah Syukri, S.IP., M.A., sebagai narasumber.

Keduanya merupakan mantan Ketua Umum PB PMII pada periode yang berbeda. Dalam forum tersebut, mereka berbagi pandangan mengenai tata kelola organisasi, penguatan kapasitas kader, hingga strategi membangun kemandirian lembaga.

Pada kesempatan itu, Muhammad Abdullah Syukri atau yang akrab disapa Gus Abe menekankan pentingnya membangun organisasi yang profesional melalui penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Menurutnya, terdapat lima prinsip utama Good Corporate Governance (GCG) yang harus menjadi fondasi dalam pengelolaan organisasi, yakni transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta kesetaraan dan kewajaran.

"Membuat organisasi menjadi lebih baik dengan menerapkan Good Corporate Governance. Selesaikan semua tanggung jawab dengan baik, karena nanti akan bertemu dengan titik equilibrium," ujar mantan Ketua Umum PB PMII periode 2021–2024 itu.

Gus Abe juga mengingatkan bahwa setiap pengurus telah mengorbankan banyak waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengemban amanah di PB PMII. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal.

"Kalian sekarang ada di titik ini sudah mengorbankan banyak hal. Maka jalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya," pesannya dengan nada serius.

Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor, Dr. Addin Jauharudin, M.M., menekankan kepada seluruh pengurus lembaga agar memfokuskan organisasi pada peningkatan kualitas kader, mengingat PMII memiliki keterbatasan waktu dan sumber daya.

"Dengan kondisi dan waktu yang terbatas di PMII, orientasi terbesar adalah peningkatan skill kader PMII, bukan masyarakat," terang Addin Jauharudin yang akrab disapa Tum Adin.

Menurutnya, setiap lembaga di bawah PB PMII perlu membangun klaster kolaborasi agar mampu menjalankan program secara bersama-sama dengan fokus dan orientasi yang jelas sehingga memberikan dampak yang lebih besar.

Mantan Ketua Umum PB PMII periode 2011–2014 itu juga berpesan bahwa seorang pemimpin harus mampu menyederhanakan persoalan yang rumit menjadi solusi yang mudah dipahami dan dijalankan.

"Ilmu pemimpin adalah ilmu mencari cara agar sesuatu yang rumit menjadi mudah. Bagaimana lembaga-lembaga namanya terangkat dan isunya ikut terangkut," ujar Tum Adin.

Selain itu, Addin yang juga menjabat Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk mengajak seluruh pengurus untuk memiliki kepekaan dalam membaca perubahan zaman dengan memahami situasi, potensi, dan kebutuhan organisasi.

"Kita harus tahu potensi dan masalah. Dengan mengetahui potensi, kita bisa mengembangkannya. Sedangkan dengan memahami masalah, kita bisa mencari solusinya," jelasnya.

Di akhir pemaparannya, Tum Adin menekankan tiga kemampuan dasar yang harus terus diasah oleh setiap kader PMII, yakni gemar membaca, rajin menulis, dan memiliki kemampuan berbicara di depan publik.

"Bagaimana anak PMII bacanya rajin, nulisnya rajin, dan ngomongnya bagus," tutupnya.

Melalui kegiatan Town Hall Meeting ini, PB PMII berharap seluruh lembaga mampu membangun sinergi yang semakin kuat, meningkatkan profesionalisme organisasi, serta melahirkan kader-kader yang adaptif, kompeten, dan siap menjawab tantangan di berbagai sektor kehidupan. (Zak)

Posting Komentar

Posting Komentar

Berkomentarlah Dengan Bijak