BWlBduTUUim65BmNoRNRwZwviGLcUft1snoGQp4W
BWlBduTUUim65BmNoRNRwZwviGLcUft1snoGQp4W

Iklan Atas Artikel

Recent

Bookmark

Segara, Gunung dan Hikayat yang Bernapas

Sempuri Ijen Purba

kulihat lekuk gugusan
berselimut kabut
ingatkan sebuah perjalanan

berlatar hamparan kaldera
serupa dinding cincin
yang telah mengering

melangkah perlahan
diantara tubuh gunung
seiring terbitnya matahari,
bercerita jejak sejarah
kisah bumi yang hidup didalamnya

menyela napas yang tersenggal
diantara retakan yang rapuh
pun kawah berair asam
seakan berkisah api biru
pada tepiannya yang tak pudar

mencoba ramah
dengan bayang menyeru
dapur magma jalan kejujuran
di antara doa – doa pencarian

melewati panjangnya hari
dari perjalanan di Taman Bumi : Ijen Purba
yang belum semua kutuliskan
tapi percayalah...
namamu berdetak selalu
dan aku tak pernah berhenti mengagumimu
hanya caranya...
yang berbeda !

-2024

Raung Petik Laut

kapal-kapal berhias pernak-pernik
berjajar menerjang ombak leluasa
elok berpadu warna unik
mengawal gitik yang paling cantik
melarung sajian penuh harapan

hamparan birunya laut
menjadi saksi raung syukur
ruwatan bersama hari sebelumnya
merajut makna sedekah laut
berkelana riang tiada henti

pun lambaian umbul tersapu angin
bersaksi teriakan sukacita
seraya mengingat petuah
menggiring gema leluhur
keriuhan suara kapal - kapal

kirab sesaji menderu samudera
semarak doa baik membelah
melepas waktu luhur
atas hasil laut melimpah
mengayuh sabda alam

kita dapat menjaga
kita dapat melepas
kita dapat mendamba
kita dapat menuai
kita dapat mengiba
....dari kita laut terasa rumah

; agar selalu bersyukur

-2024

Nihayah yang Hidup di Dalamnya: Ijen Purba

di tempat ini, dengan nihayah yang hidup didalamnya
Ijen Purba!
ya orang mengenalnya dengan nama ini

rangkaian batu saling berdekatan
seakan bercerita padaku
sembari menyematkan napas sejarah bumi

tanah yang menyimpan pesan
mendulang suara – suara agar menjaganya
dan paham betul tapak baik tanpa kepalsuan

air yang menyatu pada tubuhnya
bersabda kata alam
merajut harmoni terus berulang

teruslah merindu,
sampai memecah langit
dari siang yang mengenalkan doa pencarian
atau dari malam sejujur merelakan

suara pikiran terus berdengung
Ijen Purba punya cara indah
memperpanjang ingatan istimewa
dan akan terus menceritakannya

meski hanya sekuntum rindu

-2024

Lukisan Tiga Perempuan

I
Perempuan yang sedang merakit
tubuh lagi, kelak yang dilahirkannya
kuat tanpa harus tumbang oleh badai
teriring mitos belum tentu bisa dipercaya
namun, ranum di setiap musim berlalu
selalu ada yang abadi dari
sepanjang hayat kasihnya

II
Perempuan yang belum selesai
dengan dirinya
meredam ramainya isi kepala
siapakah dia sesungguhnya ?
berkisah memanjakan diri
dibalik mereka yang tak paham
merajut kegelisahan menjadi
lukisan kehidupan
merangkai keseimbangan serupa
pelajaran hayat
…..benar – benar tidak paham
bahwa ketidaktahuan sumber
ketakutan

III
Perempuan pengelana pikiran
tempat dimana menyukai hujan
membuatnya menari dalam keteduhan
bertarung bila hanya gerimis;
karena ia hanya mempercepat kelam
dan berjalan lambat
dibingkainya langit sebagai
catatan musim yang terlipat
....ia hanya terombang - ambing
di antara tetap menikmati
atau pergi menjauh ?

-2024

Posting Komentar

Posting Komentar

Berkomentarlah Dengan Bijak